Rabu, 22 Juli 2026 – UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus memantapkan langkah dalam mempersiapkan penyelenggaraan pendidikan profesi dokter dengan memperkuat kerja sama bersama Pemerintah Kota Jambi. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat finalisasi draft Perjanjian Kerja Sama yang mempertemukan Bagian Kerja Sama UIN STS Jambi, Pemerintah Kota Jambi, serta perwakilan Fakultas Kedokteran di Gedung Rektorat UIN STS Jambi.
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam memastikan tersedianya wahana pembelajaran klinik bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran. Melalui kesepakatan tersebut, Rumah Sakit H. Abdul Manap Kota Jambi diproyeksikan menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama, sementara Rumah Sakit H. Abdurrahman Sayoeti akan berperan sebagai Rumah Sakit Jejaring Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi.
Keberadaan rumah sakit pendidikan merupakan salah satu komponen utama dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Fasilitas ini menjadi tempat mahasiswa menjalani tahap pendidikan profesi dokter atau koas, sehingga mereka memperoleh pengalaman klinis secara langsung melalui pendampingan tenaga medis dan dosen klinis sebelum menyandang gelar dokter.
Selain mendukung pelaksanaan pendidikan profesi, kerja sama tersebut juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kedokteran.
Rencananya, penandatanganan Nota Kesepahaman antara UIN STS Jambi dan Pemerintah Kota Jambi akan dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, yang dirangkaikan dengan Kick Off Rumah Sakit H. Abdul Manap sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama dan Rumah Sakit H. Abdurrahman Sayoeti sebagai Rumah Sakit Jejaring Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi.
Melalui kerja sama ini, UIN STS Jambi semakin memperkuat kesiapan penyelenggaraan pendidikan kedokteran yang memenuhi standar, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan, pendidikan, dan riset yang terintegrasi.