Laboratorium Fakultas Kedokteran
Laboratorium merupakan fasilitas penting dalam mendukung proses pendidikan di Fakultas Kedokteran UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Melalui kegiatan praktikum, simulasi, dan penelitian, mahasiswa dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional sebagai bekal menjadi dokter yang kompeten. Untuk mendukung proses pembelajaran tersebut, Fakultas Kedokteran menyediakan berbagai laboratorium sesuai dengan bidang keilmuan kedokteran. Berikut adalah daftar laboratorium yang tersedia beserta informasi mengenai fungsi dan peran masing-masing dalam menunjang kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
1. Laboratorium Respirasi
Laboratorium yang digunakan untuk mempelajari sistem pernapasan manusia, meliputi anatomi, fisiologi, pemeriksaan fungsi paru, serta berbagai simulasi dan praktikum yang berkaitan dengan sistem respirasi.
2. Laboratorium Anatomi
Laboratorium yang mendukung pembelajaran struktur tubuh manusia melalui pengamatan preparat anatomi, model tubuh, dan media pembelajaran lainnya sebagai dasar ilmu kedokteran.
3. Laboratorium Biomedik Histologi
Laboratorium yang digunakan untuk mempelajari struktur mikroskopis jaringan dan organ tubuh menggunakan preparat histologi serta mikroskop sebagai penunjang pembelajaran ilmu dasar kedokteran.
4. Laboratorium Mikrobiologi dan Parasitologi
Laboratorium untuk mempelajari mikroorganisme penyebab penyakit, seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit, serta teknik identifikasi dan pengendaliannya.
5. Laboratorium Farmakologi
Laboratorium yang mendukung pembelajaran mengenai obat-obatan, mekanisme kerja, efek terapi, efek samping, serta prinsip penggunaan obat secara rasional.
6. Laboratorium Biokimia dan Patologi
Laboratorium yang mempelajari proses biokimia dalam tubuh serta perubahan struktur dan fungsi organ akibat suatu penyakit sebagai dasar memahami mekanisme penyakit.
7. Laboratorium Patologi Klinik
Laboratorium yang digunakan untuk mempelajari berbagai pemeriksaan laboratorium klinik, seperti pemeriksaan darah, urin, dan cairan tubuh lainnya sebagai penunjang diagnosis penyakit.
8. Laboratorium Biomedik 1
Laboratorium pembelajaran terpadu yang digunakan untuk praktikum berbagai mata kuliah ilmu biomedik dasar dengan fasilitas penunjang pembelajaran berbasis praktik.
9. Laboratorium Biomedik 2
Laboratorium yang mendukung kegiatan praktikum lanjutan pada bidang ilmu biomedik, penelitian, serta pengembangan keterampilan laboratorium mahasiswa.
10. Laboratorium Biomol
Laboratorium yang berfokus pada pembelajaran dan penelitian biologi molekuler, termasuk teknik analisis DNA, RNA, protein, serta metode diagnostik berbasis molekuler.
11. Laboratorium Fisiologi
Laboratorium yang digunakan untuk mempelajari fungsi normal organ dan sistem tubuh manusia melalui praktikum, pengamatan, serta penggunaan alat-alat fisiologi.
12. Laboratorium OSCE (Objective Structured Clinical Examination)
Laboratorium keterampilan klinis yang digunakan untuk melatih kemampuan pemeriksaan fisik, komunikasi, prosedur klinis dasar, serta pelaksanaan ujian OSCE sebagai evaluasi kompetensi mahasiswa kedokteran.