Kamis, 16 Oktober 2025 – Setelah berhasil meraih nilai tertinggi di ujian Blok 1, Kiara Fahrina Alezha, mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Sarjana, kembali bersiap menghadapi Blok 2 yang katanya jauh lebih padat dan menantang. Kali ini, Kiara bercerita tentang cara belajarnya yang bisa jadi inspirasi buat teman-teman calon dokter lainnya.
“Sebelum masuk ke Blok 2, aku sempat evaluasi dulu cara belajarku di Blok 1,” cerita Kiara. Dari situ, ia berusaha mempertahankan hal-hal yang sudah efektif, sambil menambahkan strategi baru agar lebih siap menghadapi materi yang lebih berat.
Salah satu langkah penting yang Kiara lakukan adalah membuat jadwal belajar yang teratur. “Aku orangnya agak pelupa, jadi dengan jadwal yang rapi aku bisa lebih disiplin dan nggak ketinggalan materi.” Ia juga rajin membaca modul blok sebelum perkuliahan dimulai, supaya ketika dosen menjelaskan, ia sudah punya gambaran besar tentang topiknya.
Karena tahu dirinya tipe pembelajar visual, Kiara suka membuat catatan rapi dan berwarna, lalu melengkapinya dengan poin-poin tambahan dari penjelasan dosen. Ia juga sering belajar dari berbagai sumber, seperti video YouTube, serta situs Kenhub dan Histology Guide untuk memahami anatomi, fisiologi, dan histologi dengan lebih mudah.
Tapi bagi Kiara, belajar keras saja tidak cukup. Ia selalu berusaha menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat. “Kalau terlalu maksa, malah nggak fokus. Jadi aku usahain tetap ada waktu buat istirahat supaya kepala tetap fresh,” ujarnya.
Di akhir ceritanya, Kiara menutup dengan semangat, “Semoga di Blok 2 ini aku bisa tetap berkembang, nggak cuma dari segi nilai, tapi juga cara berpikir sebagai calon dokter. Semangat buat kita semua calon dokter insan kamil!